Penyakit asma ialah penyakit kronik drainase napas yang ditandai oleh hiperaktivitas bronkus, yakni kepekaan drainase napas terhadap sekian banyak rangsangan. Manifestasi penyakit ini ialah penyemptan drainase napas dengan sekian banyak gejala, mulai dari batuk-batuk, rasa berat di dada, bunyi mengi, dan sesak napas.

Gejala ini timbul seringkali bila ada hal pencetus yang memicu saluran napas. Penyakit asma tentang semua umur, namun terbanyak ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda. Pada anak, asma bisa adalahmasalah yang serius kakrena gejala-gejala penyakitnya, sementara pada dewasa, asma bisa menganggu segala aktivitas, laksana pekerjaan, sosial dan kegiiatan berolahraga.
Penyakit asma tidak dapat disembuhkan namun dapat dikontrol sedemikian rupa sampai-sampai penderita bisa hidup laksana orang normal. Pengobatan asma betujuan menjadikan suasana asma terkntrol.
Asma yang terkontrol ialah keadaan asma yang tanoa gejala, tidak terdapat gangguan tidur, tidak terdapat serangan asma malam hari, tidak terdapat keterbatasan aktivitas, tidak ada pemakaian obat-obatan, dan tidak ada trafik ke unti gawat darurat. Keadaan ini dapat didapat bilamana asma diserahkan pengobatan yang optimal dan adekuat.
Serangan penyakit asma timbul bila ada hal pencetus. Faktor pencetus pada penderita asma biasanya mempunyai sifat individu atau spesifik, asrtunya indivdu tertentu melulu karena serangan asma bila terlahir oleh hal pencetus tertentu. Pada sejumlah penderita, kadang-kadang hal pencetusnya berperan bersamaan untuk memunculkan serangan asma.
Pencegahan serangan harapan yang utama ialah menghindari hal pencetus, namun hal ini tidaklah selalu gampang karena sejumlah faktor pencetus seperti evolusi cuaca, stres, dan infeksoi drainase napas kadang-kadang sulit dihindari. Apabila terjadi serangan penyakit asma, hendaklah ditanggulangi dengan segera sebab serangan yang berkepanjangan dapat memunculkan kelainan yang menetap pada drainase napas, suasana ini dapat menyebabkan derajat penyakit menjadi lebih berat.






0 komentar:
Posting Komentar