Sesak napas yang tidak jarang dikeluhkan pengidap asma yang paling menjengelkan. Apalagi andai kambuh lebih dari 1 atau 2 kali dalam seminggu. Asma bisa mengganggu kinerja dan akvititas seseorang sampai-sampai terasa menjengelkan untuk penderitanya.

Penyakit ini bahkan disebutkan sebagai biang kerok utama atas ketidakhadiran di lokasi kerja dan di sekolah. Di samping mengganggu aktivitas, asma pun tidak bisa disembuhkan, bahkan dapat memunculkan kematian. Namun, bila penyakit ini dikendalikan, kematian dapat ditangkal dan gejalanya juga tidak tidak jarang muncul.
Asma ialah suatu situasi paru-paru kronis yang ditandai dengan susah bernapas. Terjadi ketika saluran pernapasan menyerahkan respons yang berlebihan dengan teknik menyempit andai mengalami rangsangan atau gangguan. Secara garis besar, Asma ialah penyakit peradangan drainase napas kronis dampak terjadinya penambahan kepekaan drainase napas terhadap berbagi rangsangan.
Diperkirakan 300 juta orang di dunia menderita asma. Angka ini dapat jauh lebih besar bila kriteria diagnosisnya diperlonggar. Di Indonesia, diduga sampai 10 % warga mengidap asama dalam sekian banyak bentuknya. Banyak kasus-kasus penyakit asma di masyarakat yang tidak terdiagnosis, yang telah terdiagnosis juga belum pasti mendapatkan penyembuhan secara baik.
Belum lagi masalah ongkos pengobatan, absen dari sekolah atau kerja, gangguan kegiatan sosial, serta pengaruh sakitnya terhadap orang-orang yang bersangkutan dengan semua penderita. Penyakit ini paling tidak sedikit terjadi pada anak dan berpotensi mengganggu perkembangan dan perkembangannya. Alergi bisa menyerang seluruh organ dan faedah tubuh tanpa terkecuali.
Di samping itu, tidak sedikit permasalahan kesehatan beda yang menyertai berupa gangguan organ tubuh lain, gangguan perilaku, dan persoalan kesehatan lainnya. Keterangan dari gambar skema organ tubuh paru-paru : a. Skema tubuh dari paru-paru b. Saluran pernapasan pada situasi normal (bukan penderita asma) c. Bentuk pembuluh udara dari paru-paru yang menderita asma yang merasakan penyempitan udara atau oksigen. Asma dapat mengakibatkan infeksi.
Penyebab infeksi seringkali karena adanya kuman yang bisa berupa bakteri atau juga virus. Infeksi pada asma terjadi pada permukaan dalam drainase napas sebab adanya virus influenza yang penyebarannya melewati udara. Infeksi terjadi sebab bakteri seringkali disebabkan oleh bakteri pnemococus, staphylococcus, dan streptococcus.
Sebenarnya, bakteri ini terdapat yang hidup normal dalam tubuh, namun andai kondisi tubuh menurun bakteri itu akan pulang menjadi jahat dan mengakibatkan infeksi. Kuman tersebut memunculkan sakit di dalam tubuh yang berupa radang. Oleh sebab itu, virus yang masuk ke dalam tubuh penyandang asma sering memunculkan serangan asma. Hal ini disebabkan protein-protein virus melewati mekanisme reaksi antigen, antibodi mengakibatkan hipersensitif drainase napas sampai-sampai timbul serangan asma.











